Wednesday, June 14, 2017

Pohon Boneka Sampai Teror Boneka Chucky

Teror boneka Chucky

Bicara boneka berhantu, tentu segera teringat Grosir Boneka Wisuda Chucky. Kisahnya pertama kalinya diangkat th. 1988, dengan judul Child's Play. Chucky yaitu satu boneka yang dirasuki arwah pembunuh berantai.

Child's Play berlanjut hingga enam film. Kisahnya bermacam, dimulai histori Chucky yang dipunyai oleh anak bernama Andy Barclay. Di film Child's Play 2 serta Child's Play 3, Chucky diceritakan menguber Andy sesudah ke-2 orang tuanya wafat. Itu berlanjut hingga Andy jadi remaja.

Pada film ke empat, Bride of Chucky (1998), boneka itu kembali dihidupkan serta dipertemukan dengan pasangan hidupnya, yaitu boneka yang dirasuki arwah pembunuh wanita bernama Tiffany.

Cerita cinta boneka pembunuh itu menghasilkan anak boneka pembunuh. Ia lalu meneruskan film ke lima, berjudul Seed of Chucky (2004). Sesudah tidak hadir sepanjang sembilan th., Chucky pada akhirnya kembali th. lantas untuk membunuh lagi dalam film Curse of Chucky.

The Doll Master

Film asal Korea ini mengangkat teror boneka pembunuh. Narasi diawali dengan kunjungan sekumpulan siswa ke satu galeri boneka. Mengharapkan lihat boneka-boneka cantik, sekumpulan siswa itu nyatanya jadi dikejar-kejar boneka yang dirasuki arwah serta menaruh dendam.

Kunjungan mengasyikkan itu juga berbuntut pada pembunuhan sekumpulan siswa di dalam rimba. Film ini di buat th. 2004, disutradarai Yong-ki Jeong.


Jelangkung

" Jelangkung, jelangkung. Disini ada pesta kecil-kecilan, datang tidak dijemput, pulang tidak diantar "

Di Indonesia, itu jadi mantra populer untuk menyebut makhluk gaib. Dalam film garapan Rizal Mantovani serta Jose Poernomo itu jadi 'dialog kunci'. Boneka tradisional yang cuma terbuat dari tongkat kayu serta batok kelapa juga dapat dirasuki makhluk halus hingga hidup serta bergerak sendiri.

Jelangkung jadi film horor fenomenal di th. 2001. Film itu bercerita empat sekawan dari Jakarta yang menginginkan lihat penampakan makhluk gaib. Frustrasi karna tidak dapat lihat yang dikehendaki, satu diantara mereka juga lakukan ritual pemanggilan arwah dengan jelangkung.

Berlainan dengan cerita boneka menyeramkan yang lain, jelangkung tidak meneror beberapa pencari hantu. Mereka malah diteror arwah yang menempati kuburan tempat boneka jelangkung itu ditancapkan. Film ini yaitu satu diantara film tersukses di Indonesia serta dilihat sekitaran 5, 7 juta orang.

Pohon Boneka

Sebagian bln. lantas, perfilman Indonesia kembali mengangkat cerita horor dari Bandung yang berjudul Pohon Boneka. Film itu menceritakan keluarga yang baru geser ke satu tempat tinggal untuk mengawali kehidupan baru. Dirumah itu, mereka malah mesti hadapi teror menyeramkan.

Satu diantara anak mereka miliki 'teman baru' yang nyatanya hantu pohon boneka. Film yang di bintangi Nana Mirdad, Ayu Dyah Pasha, serta Stuart Collin ini di inspirasi cerita arwah penasaran seseorang anak di Bandung. Untuk menghiburnya, banyak yang menggantungkan boneka ditempat ia wafat.

Dead Silence

Tiap-tiap daerah miliki cerita horor semasing. Di Ravens Fair, cerita tentang peraga boneka bernama Mary Shaw meneror warga sekitaran. Cerita bermula dari sepasang suami istri yang mendadak memperoleh kiriman aneh diisi satu boneka bernama Billy.


Sekian waktu lalu, sang istri terbunuh. Suaminya meyakini, kematian istrinya terkait dengan Billy si boneka misterius. Ia juga pergi ke Ravens Fair, tempat Billy berasal. Dipercaya, boneka itu punya Mary Shaw. Cerita boneka pembunuh asal Amerika ini difilmkan dengan judul Dead Silence. 

No comments:

Post a Comment