Saturday, June 10, 2017

Boneka Tangan

Boneka saat ini jadi barang yang ramai di pasarkan lewat internet banyak distributor serta suplier boneka berlomba lomba untuk pasarkan dan jual produknya lewat cara yang efisien serta efektif. Dalam pemakaian boneka digunakan jadi media evaluasi lewat cara dimainkan dalam sandiwara boneka. Bunga Wisuda

Boneka adalah jenis dari manusia, atau yang mirip manusia (misalnya Bert), atau hewan. Sering boneka ditujukan untuk dekorasi atau koleksi untuk anak yang telah besar atau orang dewasa, tetapi umumnya boneka diperuntukkan jadi mainan untuk anak-anak, terlebih anak perempuan.
Mulai sejak th. 1940-an penggunaan boneka dipakai jadi media pendidikan jadi popular serta banyak dipakai di Sekolah Basic serta Taman Kanak - Kanak.

Di Indonesia pemakaian boneka jadi media pendidikan massa bukanlah adalah suatu hal yang asing. Di Jawa Barat di kenal boneka tongkat yang dimaksud “Wayang Golek” digunakan untuk memainkan beberapa narasi Mahabarata serta Ramayana. Di Jawa Timur serta di Jawa Tengah di buat juga boneka tongkat dalam dua dimensi yang di buat dari kayu serta dimaksud dengan nama “Wayang Krucil”. Di Jawa Tengah serta di Jawa Timur juga di kenal dengan boneka bayang-bayang yang dimaksud “Wayang Kulit”.



Untuk kepentingan sekolah bisa di buat boneka yang sesuai dengan beberapa narasi zaman saat ini. Untuk setiap daerah pembuatan boneka ini sesuai dengan kondisi daerah semasing. Dalam kajian ini pada umumnya saya bakal bahas tentang pemakaian boneka jadi satu diantara media dalam evaluasi “BERCERITA” untuk Taman Kanak – Kanak.

Maksud
Makalah ini disusun jadi satu diantara bahan rujukan untuk saya dalam lengkapi UTS mata kuliah Pengembangan Sumber Belajar. Selain itu makalah ini dapat juga digunakan jadi satu diantara bahan rujukan atau tips untuk pengembangan setelah itu untuk guru hingga diinginkan bisa tingkatkan kompetensi guru dalam pemakaian boneka jadi media evaluasi.


Pemakaian Media Boneka jadi Media evaluasi untuk mata pelajaran Kekuatan Berbahasa dengan Menceritakan di Taman Kanak –kanak mempunyai tujuan untuk :
Mendeskripsikan penambahan kekuatan menceritakan siswa - siswi dengan memakai media boneka tangan.

Tingkatkan Kekuatan siswa dalam Berbahasa serta Pendengaran dalam menceriterakan kembali materi narasi evaluasi.
Tingkatkan keaktifan siswa dalam evaluasi dongeng dengan media boneka tangan
Tingkatkan kekuatan siswa dalam mengerti dongeng dalam evaluasi dongeng dengan media boneka tangan


Media Pembelajaran

Media evaluasi yaitu semua suatu hal yang menyangkut software serta hardware yang bisa dipakai untuk meyampaikan isi materi ajar dari sumber belajar ke pebelajar (individu atau grup), yang bisa merangsang fikiran, perasaan, perhatian serta ketertarikan pebelajar demikian rupa hingga sistem belajar (didalam/diluar kelas) jadi lebih efisien.

Dalam awal perubahannya, media mempunyai posisi jadi alat bantu dalam aktivitas evaluasi, yakni alat bantu mengajar untuk guru (teaching aids). Jadi alat bantu dalam mengajar, media diinginkan bisa memberi pengalaman kongkret, motivasi belajar, mempertinggi daya serap serta retensi belajar siswa. Dengan perkembangan tehnologi di beberapa bagian, umpamanya dalam tehnologi komunikasi serta info pada sekarang ini, media evaluasi mempunyai posisi sentral dalam sistem belajar serta bukanlah hanya jadi alat bantu. Media yaitu sisi integral dari sistem belajar mengajar. 

No comments:

Post a Comment